Tanda-Tanda untuk Melihat Terjadinya Penyakit Bayi Kuning

Bayi kuning merupakan jenis penyakit pada bayi yang bisa berbahaya bagi kesehatannya. Penyakit kuning bisa menyebabkan kerusakan pada otak, terjadinya anemia, dan berbagai akibat lainnya. Anda perlu melakukan cara untuk mencegah terjadinya penyakit ini. Selain itu, penting untuk mengetahui tanda-tanda terjadinya penyakit kuning agar dapat segera mengatasinya.

1. Terjadi Lebih Lama
Kondisi kuning pada bayi dinyatakan normal jika dalam tujuh hari sudah hilang. Berbeda halnya jika sudah berlangsung selama bayi berusia 14 hari, ini sudah dinyatakan bahwa gejala dari penyakit kuning. Bayi akan mengalami warna kulit yang terlihat menguning dan menyebar dengan cepat ke bagian perut bawah serta kakinya. Anda bisa melihatnya dengan sangat jelas.

2. Gangguan Pencernaan
Tanda yang dapat menjadi acuan untuk melakukan penanganan penyakit kuning adalah bayi tidak mengeluarkan urine atau kotoran. Kondisi ini membuat Anda kesulitan untuk memberikan ASI kepada bayi. Ditambah lagi perubahan pada warna kulitnya yang semakin hari semakin jelas.
Anda bisa mengetahuinya dengan mudah ketika menekan kulit bayi. Terkhusus pada bagian dahi, dada, selangkangan, kaki, dan perut yang akan terlihat dengan jelas. Anda juga bisa melihatnya dari warna urine bayi yang saat dikeluarkan berwarna kuning tua atau cokelat.

Masalah ini terjadi karena kadar bilirubin di dalam tubuh bayi yang meningkat, sehingga mempengaruhi proses ekskresi. Anda jangan membiarkan masalah ini terjadi dalam waktu yang lama, begitu bayi mengalaminya selama 14 hari saja segera diperiksakan.

3. Kekuningan di Bagian Penting
Anda bisa mengetahui tanda-tanda dari penyakit bayi kuning ini dengan melihat bagian-bagian penting yang menjadi titiknya. Di antaranya pada bola mata bayi, bagian gusinya, kuku kaki, dan kuku tangan bayi. Warna kekuningan akan terlihat jelas jika mengalami penyakit kuning. Anda akan mengetahuinya dengan mudah karena dapat terlihat dengan kasat mata.

4. Bayi Lemas dan Rewel
Anda dapat mengetahui tanda terjadinya penyakit kuning dengan melihat bayi mengalami lemas dan rewel. Anda dapat mengetahui bayi mengalami lemas dengan kemampuan isap saat diberikan ASI tidak kuat seperti biasanya. Bayi pun tidak banyak bergerak dan lebih sering mengantuk.
Bahkan bayi tidak akan bangun jika Anda tidak membangunkannya, dalam artian tidur bayi akan lebih lama. Cara membangunkannya dapat dilakukan salah satunya dengan menempelkan mulut bayi pada puting susu Anda.  Ketika kondisi bayi lemah ini menandakan kadar bilirubin di dalam tubuhnya sedang tinggi.

Anda dapat mengatasi bayi kuning ini dengan cepat jika memahami gejala di atas terjadi pada bayi. Lakukan pengobatan secepatnya agar tidak berakibat fatal pada kesehatan bayi terutama pada bagian otaknya. Lakukan juga berbagai pencegahan agar bayi tidak mengalami penyakit kuning, salah satunya dengan menjemur secara rutin selama menit di pagi hari.